Tekuni Taekwondo, Suka Tantangan

sabrinaDi usia empat tahun, Sabrina Nouril Jannata hanya mengenal seni tari balet yang dikenalkan orang tuanya. Di tari balet ini Brina begitu sapaan akrabnya boleh dibilang cukup lama kurang lebih lima tahun.

Namun di sela aktivitasnya sebagai penari balet, Brina meluangkan waktunya ikut mengantar kakaknya berlatih olahraga beladiri Taekwondo. Awalnya hanya ikut-ikutan tapi lama-lama Brina pun tertarik untuk mencobanya.

Setelah beberapa kali mencoba latihan akhirnya gadis kelahiran 1998 itu pun memutuskan untuk bergabung di Dojang tempat kakaknya berlatih yaitu Tunas Prita Sakti. Sejak itu pula Brina mulai serius mengikuti latihan taekwondo.

Brina merasakan lebih enjoy dan nyaman. Sejak itu pula berlahan-lahan balet yang sudah lama ditekuninya mulai ditinggalkan, Ia pun memberikan alasan meninggalkan balet karena mengalami kejenuhan.

”Tidak tahu ya kenapa sejak kenal taekwondo saya jadi malas latihan Balet. Mungkin saya sudah jenuh, saya tertarik di olahraga ini karena keren dan keras, apalagi ada yang sampai luka, itu menurut saya tantangan,” ujar putri ketiga pasangan Farid Mukarom dan Indra Kusuma ini.

Mengetahui Brina serius di olahraga taekwondo sang ayah pun sangat mendukung kegiatan Bina tersebut. Maklum karena Ia juga mantan atlet taekwondo sehingga merasakan ada generasi yang mewarisinya.

Setelah enam bulan Brina berlatih, November 2007 Brina mencoba mengikuti kejuaraan resmi yaitu Piala KONI untuk tingkat Pra Yunior, namun hasilnya nihil Ia gagal meraih prestasi. Kegagalan itu membuat semangat Brina sedikit menurun. latihan pun sering absen, dengan berbagai alasan, Bahkan saat seleksi yang diselenggarakan oleh dojang Ia pun absen.

Setelah dua tahun tidak menentu, tahun 2009 ketika memasuki sekolah SMP Brina kembali latihan, dan enam bulan berikutnya Brina menuai hasil. Pada Kejuaraan Piala KONI 2009, Ia berhasil meraih juara satu, yang dilanjutkan dengan juara di kejuaraan Piala Walikota Surabaya tahun 2010.

Puncaknya juara di kejuaraan Taekwondo terbuka se Jatim 2011 dan juara II Kejurda seri I di Batu Malang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *