Surabaya Tatap Porprov 2019

Porprov VI terbilang masih jauh dimata, namun KONI Kota Surabaya tak ingin berleha-leha. Gelar Juara Umum yang disandang menjadi beban berat, mengingat semua daerah yang ada di Jawa Timur terus berbenah guna menghasilkan prestasi yang terbaik.

 

konisurabaya.com – Menyonsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke VI yang rencananya akan digelar di tiga Kabupaten yakni Gresik, Lamongan dan Bojonegoro, KONI Kota Surabaya berbenah diri. Hal itu dilakukan guna mempertahankan mahkota juara umum yang diraih selama lima kali perhelatan dari 2007 hingga 2015 lalu.

“Porprov rencananya akan dilaksanakan pada 2019 mendatang, dan kita sebagai juara umum wajib mempertahankannya. Di awal 2018 ini kita mulai mempersiapkan diri untuk mengawal gelar juara umum yang telah lima kali berturut-turut digenggam Kota Surabaya,” ujar Hoslih Abdullah Ketua Umum KONI Kota Surabaya.

Ia juga mengatakan akan meminta kepada setiap Cabang Olahraga (Cabor) yang akan berpartisipasi pada pesta olahraga yang disebut miniature PON ini untuk sesegera mungkin mempersiapkan diri.

“Kita berharap Pengkot Cabor segera mungkin melakukan pendataan dan seleksi para atletnya, guna mengisi Puslatcab SIAP GRAKK,” jelasnya.

“Dalam waktu dekat ini kita akan mengundang semua Pengkot Cabor, guna lancarnya pelaksanaan Puslatcab SIAP GRAKK,” tambahnya.

Di perkirakan pada Porprov mendatang Kontingen Kota Surabaya akan diperkuat sekitar 770  atlet dengan didampingi  250 orang pelatih. Jumlah tersebut dijelaskanya merujuk dari jumlah Cabor yang akan diperlombakan serta kekuatan kontingen Kota Surabaya pada Porprov 2015 lalu.

“Jumlah itu hanya perkiraan sementara dan itu bisa bertambah juga bisa berkurang. Kita juga masih menunggu kabar dari KONI Jawa Timur mengenai jumlah Cabor yang akan dipertandingkan. Sejauh ini kami mendengar akan ada pengurangan maupun penambahan Cabor baru,” pungkasnya.(Riki Arfandi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *