Renang Surabaya Bertekat Pertahankan Juara Umum  Porprov Ke VI

Herlambang wijaya pengurus PRSI Jawa Timur memberikan pengalugan medali kepada atlet Kota Surabaya di Proprov V Bayuwangi 2015.

Keperkasaan atlet-atlet Surabaya dalam kejuaraan multi even dwi tahunan beberapa waktu lalu, akan kembali diuji pada Porpro VI 2019 akan datang. Akankah Cabang Olahraga Renang kembali mengukir prestasi gemilang seperti yang pernah ditorehkan.

Pengkot Cabang Olahraga Renang (PRSI) Kota Surabaya cukup serius mempersiapkan  diri menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019 mendatang, yang rencananya akan digelar di tiga kota/kabupaten yakni Gresik, Lamongan dan Bojonegoro.

Dalam pesta olahraga masyarakat Jatim dwi tahunan yang sekarang dilaksanakan empat tahun sekali ini, renang Kota Surabaya melalui Ketua Umum Pengkot PRSI Surabaya Juniarno Djoko Purwanto, menegaskan memasang target juara umum. Oleh karenanya ia meminta kepada jajaran pengurus untuk segera mempersiapkan para atlet yang akan digembleng dalam Pemusatan Latihan Cabang  Surabaya Itensifikasi Atlet Prestasi Gelorakan Kemenangan (Puslatcab SIAP GRAKK).

“Apa yang Pengcab PRSI Surabaya canangkan  menurut saya, sangatlah realistis dan itu mengacu pada pelaksanaan Porprov sebelumnya. Untuk menunjang keinginan itu para pelatih kami minta untuk menyeleksi para atlet potensial yang ada di klub masing-masing,” ucap Purwanto

“Saat ini sudah terdaftar 34 atlet putra dan putri yang masuk dominasi atlet Puslatcab. Dalam waktu dekat mereka akan terjun di Kejurda terlebih dahulu sebagai ujian awal,” tambahnya.

Ia juga mengatakan para atlet yang dibina dalam program Puslatcab SIAP GRAKK tidak serta merta akan berangkat mengikuti Porprov. Sebab masih akan mengikuti rangkaian kegiatan Promosi dan Degradasi (Promdeg). Di jelaskannya pula bahwa Promdeg akan diberlakukan setidaknya tiga bulan sekali, sesuai even atau kejuaraan yang ada.

Ketua umum PRSI Surabaya Juniarno Djoko Purwanto membrikan penghargaan pada atlet pemula di kejuaraan Renang Surabaya Sport Match 2017.

“Mereka bisa saja tergusur dari Puslatcab bila prestasinya mengalami kemunduran, baik saat berlomba di Piala Walikota maupun di Kejurda. Namun untuk lebih jelasnya nanti para pengurus khususnya bidang pembinaan dan prestasi serta IPTEK (Binpres dan Komisi IPTEK PRSI Surabaya) yang akan menyusun tehnis dan aturannya,” terangnya.

Pada Porprov  V  dimana Kabupaten Banyuwangi Cabor Renang Kota Surabaya keluar sebagai juara umum dengan perolehan 17 medali emas, 12 perak dan 9 perunggu. Ditempat kedua bertengger Kota Geresik dan ketiga Kota Malang.

“Atlet-atlet dari Kota Gresik selama ini selalu menjadi batu sandungan bagi atlet-atlet renang Surabaya dalam menggapai prestasi. Namun hasil Porprov ke V 2015 lalu, setidaknya akan menjadi ukuran dan motivasi punggawa-punggawa muda Surabaya,” pungkasnya. dar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *