Pengkot ISSI Suport Berdirinya Klub Baru

pelepasan pebalap sepeda di kejuaraan piala KONI Surabaya tahun 2018

Minimnya klub balap sepeda yang ada di Kota Surabaya membuat pengurus ISSI Kota harus berpikir keras. Keinginan masyarakat untuk mendirikan klub baru mendapat sambutan dan support dari para pengurus.

Sebanyak 173 pebalap turut serta dalam kejuaraan balap sepeda Piala KONI Kota Surabaya tahun 2018 yang digelar di Sirkuit Gelora Bung Tomo, minggu 9/12/2018. Kejuaraan tahunan yang di gelar Pengkot Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Surabaya, dijadikan sebagai sarana untuk menjaring atlet-atet potensial. Melalui kejuaraan ini pula diharapkan akan muncul talenta-talenta muda berbakat dari kota Surabaya.

Ketua ISSI Surabaya, Tato Sapto Winahyu mengatakan, Piala KONI Kota Surabaya yang digelar akhi.r tahun 2018 ini mendapat sambutan meriah dari para peserta. Diantara 173 pebalap yang berpatisipasi 70 diantaranya merupakan atlet Kota Surabaya. Sementara sisanya berasal dari Jakarta, Caruban, Salatiga Kediri, Jombang, Madiun, Mojokerto, Bondowoso, Lumajang, Sidoarjo, Probolinggo.

“Meningkatnya animo pecinta balap sepeda, terlebih yang berasal dari kota pahlawan membuat para pengurus cabang ISSI Kota Surabaya termotivasi untuk terus berbenah. Ini kesempatan bagi kita untuk fokus dalam membina atlet balap Surabaya,” paparnya.

Saat disinggung Kontribusi Pengcab ISSI Surabaya dalam Porprov VI 2019 mendatang, oleh Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah saat ditapuk memberikan sambutannya pada pembukaan kejuaraan tersebut. Orang nomor satu di Pengkot ISSI Surabaya berani menargetkan meraih dua medali emas terutama dari nomor road race.

“Harapan saya dari road race, namun kami juga berharap nomor lain bisa meraih prestasi karena sejak umur 9-14 tahun sudah kami lakukan pembinaan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain memperbanyak event, masih ada beberapa PR yang harus dikerjakan oleh pengurus berupa pencarian lahan untuk latihan downhill. Sementara klub-klub yang baru terbentuk dan baru pada tahun ini berpartisipasi dalam kejuaraan tahunan ini, seperti KANRI, Shijie dan beberapa klub lainnya untuk segera mendaftarkan diri menjadi anggota ISSI Kota Surabaya.

“Kami mencoba melakukan kerjasama dengan pihak Marinir dalam penyedian tempat latihan. Selain itu kami sebagai pengurus juga berharap agar klub-klub yang baru berdiri tahun ini segera untuk mendaftar sebagai anggota di ISSI Kota Surabaya,” katanya.

Sementara itu Hoslih Abdullah Ketua Umum KONI Kota Surabaya disaat memberikan kata sambutannya memberikan pujian atas pelaksaan event ini. Namun ia sedikit menyayangkan tentang minimnya kontribusi dan keberadaan klub-klub balap sepeda di Kota Surabaya. Seperti diketahui ISSI Surabaya pada saat ini hanya mempunyai 2 klub yang tergabung di anggota ISSI Kota Surabaya.

“Dengan sedikitnya anggota klub tak membuat semangat para pengurus kendur, untuk mengembangkan olahraga balap sepeda di Kota Surabaya. Kami juga berharap Pengkot ISSI Surabaya agar dapat mendorong dan membantu pembentukan dan berdirinya klub-klub baru,”ujar Hoslih Abdullah.

Pengkot Ikatan Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Surabaya membidik target meraih dua medali emas dari sebelumnya hanya 1 emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 mendatang. Ini target yang harus terealisasikan oleh Pengcab ISSI Surabaya karena berbagai event sepeda ISSI Surabaya masih terdepan,”paparnya.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *