KONI Surabaya Beri Apresiasi SIWO Jatim

Hoslih Abdullah ketua KONI Surabaya (tenga) bersama pengurus SIWO Jatim
Ir. H. ARIEF SOSIAWAN (kanan) dan DWI ARIFIN (kiri)

Konisurabaya.com – Setelah menggelar empat cabang olahraga (cabor) pada SIWO Super Cup III 2017, Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jawa Timur (Jatim) membidik tiga cabor untuk dipertandingkan pada SIWO Super Cup IV tahun 2018 mendatang.

SIWO Super Cup adalah turnamen rutin yang diselenggarakan oleh SIWO PWI Jatim untuk menjaring atlet yang diproyeksikan tampil pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas). Ada empat cabor yang dipertandingkan pada tahun 2017 ini, yakni biliar, tenis meja, bridge dan catur.

“Untuk tahun 2018 nanti kami membidik tiga cabor untuk dipertandingkan pada SIWO Super Cup, yaitu boling, tenis lapangan dan atletik,” sebut Ketua SIWO PWI Jatim Erwin Muhammad Jumat (29/12) pagi. Cabor yang dipertandingkan di SIWO Super Cup juga termasuk cabor pada Porwanas di Papua tahun 2019 nanti.

Ketua PWI Jatim Akhmad Munir memuji konsistensi SIWO PWI Jatim yang turut serta menyehatkan kalangan jurnalis melalui turnamen-turnamen olahraga antar wartawan. Munir mengingatkan agar seluruh peserta SIWO Super Cup III untuk menjunjung tinggi sportivitas.

“SIWO PWI Jatim adalah satu-satunya SIWO yang rutin menggelar turnamen olahraga. Teman-teman jurnalis yang punya bakat bisa tersalurkan melalui SIWO Super Cup ini,” puji Munir. “Silahkan bertanding dengan santai. Tidak perlu serius-serius. Cari suasana yang bahagia, sportif tapi menang,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua KONI Surabaya Hoslih Abdullah mengapreasi kegiatan SIWO Super Cup 2017 yang di selengarakan oleh PWI Jawa Timur.

“KONI Surabaya dalam kesempatan ini medukung kegiatan SIWO Super Cup dengan membatu dalam halĀ  mengkordinasikan pada wasit dan pelatih yang berada di surabaya untuk lebih perpesonal dalam pertandingan yang di lombahkan ,”ujarnya

Lebih lanjut, ketua Harian KONI Jatim M. Nabil menilai SIWO Super Cup bukan sekadar turnamen olahraga yang dibuat ala kadarnya. Tapi ada tujuan besar yang ingin dicapai, yakni menyeleksi atlet untuk tampil di Porwanas Papua tahun 2019.

“Kegiatan ini bukan asal-asalan dan asal ada. Tapi kegiatan ini juga dipersiapkan untuk Porwanas. Yang harus digarisbawahi, tidak ada istilah kebetulan menang dan kebetulan juara. Semua ada rencananya,” tutur Nabil.(riki arfandi)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *