Ingin Bertanding di SEA Games

vivigulatMengidolakan Sulis Yuliani, Vivi atlet gulat Surabaya hasil buah dari Program Puslatcab menorehkan prestasi yang cukup gemilang. Berbagai prestasi dari berbagai even yang diikuti berhasil diukirnya.

Sejak usia 12 tahun, Vivi Dwi Anggraeni telah mengenal olahraga gulat. Awal perkenalannya dengan olahraga ini terbilang tanpa sengaja, saat itu dirinya yang masih duduk di kelas lima SD melihat Eki Bintang Nugraha tengah berlatih.

Keasikan menyaksikan saudaranya berlatih, timbul rasa ingin mengenal olahraga ini lebih dekat. Tanpa sengaja ia pun mengatakan kepada kedua orangtuanya untuk bisa dan ikut berlatih olahraga khas Negeri Seribu Dewa ini.

Bak gayung bersambut, kedua orangtuanya pun memberikan izin bahkan sangat mendukung apa yang menjadi keinginannya merasakan pahitnya bantingan dan kuncian di atas kanvas. Saat berlatih ia terbilang tekun dan rajin, sehingga tak mengherankan bila Dwi, sang pelatih memuji karakter kerasnya. Tidak itu saja, mental juara pun terlihat di percikan cahaya di wajahnya.

“Vivi sangat rajin berlatih. Kami sangat menaruh respek kepadanya. Dan saya pun berkeyakinan suatu saat dirinya akan menjadi juara. Karena kami melihat mental tandingnya sangat kuat,” ujar Dwi, Pelatih SIAP GRAKK cabang olahraga gulat.

Terlahir dari Ibu Indah Sri Rahayu dan Ayah Jumali, anak kedua dari dua bersaudara ini prestasinya cukup bagus dari beberapa kejuaraan yang diikuti dirinya selalu masuk grand final bahkan gelar juara pun sering disabetnya. Dan yang menariknya saat berlaga di Porprov III  2011 yang digelar di Kota Kediri ia berhasil menyabet gelar Juara dengan mengalahkan juara bertahan Lucky dari Kabupaten Lumajang.

Tidak itu saja seabrek gelar juara pun mulai disandang gadis Lahir di Surabaya tahun 1997, di antaranya Juara II kelas B Putri Kejurda 2008 yang digelar di Nganjuk. Setahun kemudian saat Kejurda 2009  berhasil  menjadi Juara I kelas 48 kg Kadet putri. Sementara itu pada Kejurda gulat 2010 yang digelar di Surabaya Juara I menjadi miliknya saat itu ia naik kelas 52 kg remaja putri.

“Saya juga berhasil keluar sebagi juara di Kejurda 2011 di Kediri pada kelas 51 kg bebas putri. Dan Kejurda memperebutkan Piala Kepala Dinas pendidikan Jatim HUT UPT Smanor saya juga berhasil Juara I pada kelas 51 kg  junior putri. Dan yang baru-baru ini Juara I Kejurda 2012 di Surabaya di kelas 51 kg junior putri,” kata siswi kelas I Smanor ini.

Apa yang ditorehkan pengagum berat Sulis Yuliani atlet nasional Jatim yang juga peraih medali perunggu SEA Games 2011 di Palembang ini, merupakan buah dari ketukunannya berlatih selama ini. Dan tidak mengherankan pula ia berada di atas kanvas, karena dalam dirinya juga mengalir darah olahraga dari keluarganya, salah satunya M. Sadeli mantan atlet gulat Jatim yang Berjaya di era tahun 80 hingga 90-an.

“Saya ingin seperti Mbak Sulis dapat memberikan yang terbaik buat negeri ini. Saya juga ingin kedua orang tua bangga dengan apa yang saya  perbuat,” ucapnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *