BULUTANGKIS TARGETKAN TIGA EMAS PORPROV VI

Pengcab PBSI Surabaya sejalan dengan KONI Kota Surabaya dengan pencanangan Juara Umum pada Porprov VI mendatang dengan target tiga medali emas.

Kontingen Kota Surabaya mengunci gelar juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V di Banyuwangi 2015 dengan raihan 119 medali emas 98 perak dan 77 perunggu. Hasil ini sekaligus mengukuhkan kota pahlawan sebagai juara umum untuk kelima kali secara beruntun sepanjang gelaran dwi tahunan tersebut.
Kini pesta olahraga masyrakat Jawa Timur ini akan kembali di gelar setelah empat tahun berselang, dan Kota Surabaya kembali mencanangkan untuk merajai perhelatan akbar kejuaraan multi even yang rencananya akan di gelar di tiga Kabupaten yakni Geresik, Lamongan dan Bojonegoro tahun depan.
Badminton yang merupakan salah olahraga unggulan, diharapkan mampu memberikan kontribusinya bersama cabor andalan lainnya dalam mewujudkan keinginan KONI Kota Surabaya untuk kembali menjadi juara umum untuk keenam kalinya pada Porprov VI tahun 2019 mendatang.
“Badminton suatu cabang olahraga yang cukup banyak peminatnya dan mendunia, Dari Kota Surabaya juga banyak atlet-atlet yang terlahir dan mendunia. Kita mengenal legendaris semacam Rudi Hartono, Alan Budi Kusuma dan Sony Dwi Kuncoro,” terang Hoslih Abdullah Ketua Umum KONI Kota Surabaya.
“Dan kita berharap akan muncul kembali maestro-maestro muda berbakat dari hasil pembinaan Pengcab PBSI Surabaya baik dari perhelatan piala KONI maupun Piala Walikota. Dan yang terpenting pada Porprov VI mendatang cabang olahraga bulu tangkis dapat mendulang medali emas sebanyak mungkin,” tambahnya.
Menanggapi pernyataan Ketua Umum KONI Kota Surabaya tersebut, Andy Junaedi (Bidang Pembinaan) Pengkot PBSI Kota Surabaya, mengatakan akan berusaha sebaik mungkin untuk dapat menyumbangkan hasil yang terbaik dalam kejuaraan yang disebut sebagai miniatur PON.
“Pengcab PBSI Surabaya sudah mencanangkan target 3 medali emas, namun tidak menutup kemungkinan untuk lebih dari target tersebut. Saat pembinaan didaerah cukup merata dan akan terjadi persaingan cukup ketat,” jelas Andy.
Namun ia juga menegaskan saat ini Pengcab PBSI Kota Surabaya sudah memiliki modal dari hasil Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang digelar di GOR Sudirman 5-8 Desember 2018 lalu. Seperti yang diberitakan sebelumnya dalam kejuaraan yang diikuti oleh 36 kota dan kabupaten tersebut, tim Surabaya mampu keluar sebagai juara umum dengan raihan 11 medali emas 7 perak dan 14 perunggu,
“Ini modal yang cukup berharga selain dapat meraih juara umum, kita juga dapat melihat kekuatan daerah-daerah lainnya,” ucap Andy.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *