Atlet Puslatcab SIAP GRAKK Wajib Tes Fisik

seketaris KONI Surabaya Achmad Djunaidi bersma Afgani KADISPORA Surabaya beserta jajaranya

 

Terobosan baru dilakukan KONI Surabaya, dengan menerapkan tes fisik kepada para atlet yang diajukan dan diusulkan Pengkot Cabor untuk mengikuti Program Puslatcab SIAP GRAKK. Atlet yang dinyatakan gagal tes fisik wajib mendapat rekom dari Dokter maupun tim medis yang ditunjuk untuk melakukan tes fisik.

Konisurabaya.com – Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) yang sempat redup belakangan ini akan kembali bersinar setelah Komite olahraga nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya, kembali mencanangkan program yang sempat jadi andalan pelaku olahraga di kota pahlawan ini.

Namun diawal tahun 2018 KONI Kota Surabaya melakukan perombakan dengan penggabungan (Marger) dua program andalannya menjadi satu yakni Puslatcab SIAP GRAKK. Sebelumnya dua program tersebut terpisah yaitu Puslatcab dan SIAP GRAKK.

“Awal April 2018 KONI Surabaya menetapkan pelaksanaan Puslatcab SIAP GRAKK hingga November 2018,” jelas Sekretaris KONI Kota Surabaya Achmad Djunaidi usai rapat Koordinasi bersama Dispora dan Pengkot Cabor Senin (22/1/2018).

Namun lanjutnya, dengan bergulirnya program tersebut bukan berarti Pengkot Cabor dapat langsung mendaftarkan para atletnya. Karena harus melalui tahapan yang telah ditentukan oleh KONI Kota Surabaya seperti Administrasi dan tes fisik serta kesehatan.

“Program ini dilaksanakan untuk persiapan menghadapi Porprov VI tahun depan. Kita ingin semua atlet yang akan bertanding dan berlomba di pesta olahraga Provinsi Jatim siap tempur,” terangnya.

“Bila ada atlet yang dinyatakan bermasalah dengan kondisi fisiknya, harus ada rekom dari tim pemeriksa kesehatan maupun dokter yang menyatakan boleh tidaknya atlet tersebut berada di Puslatcab SIAP GRAKK,” tambahnya.*(riki arfandi).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *