Atlet Bowling Surabaya Tebar Asa di Asian Games 2020

Dua atlet Bowling Surabaya akan mencoba peruntungannya pada Asian Games mendatang. Pada Kejurnas yang digelar akhir Februari 2018 lalu kedua atlet berhasil memperoleh medali perunggu pada nomor trio putra,

Kejuaraan Nasinal (Kejurnas) Cabang Olahraga Bowling bertajuk Tes event Road To Asian Games XVIII 2018 yang digelar di venue Sport Bowling Centere Jakabaring Sumatra Selatan telai usai. Kontingen Jawa Timur meraih satu perak dan empat perunggu serta harus puas berada di Posisi Ketiga, setelah Sumatra Utara dan Jawa Barat yang bertengger di urutan pertama dan kedua.

Dari delapan atlet Jatim yang berpartisipasi pada Kejurnas tersebut lima diantara merupakan atlet-atlet berbakat yang dimiliki Kota Surabaya yakni Putty Insavilla Armein, Yolanda Resti Paulina, Billy M Islam, Fachri Askar.  Sementara tiga atlet lainnya berasal dari Kabupaten Sidoarjo. Dan dua diantaranya Billy M. Islam serta Fachri Askar akan memperkuat tim Indonesia pada gelaran Asian Games mendatang.

“Ini cukup menggembirakan karena arek-arek Surabaya diberi kesempatan untuk berlaga dipentas internasional dalam pesta olahraga negara-negara Asia yang digelar di Ibu kota Jakarta dan Palembang,” terang Djoko Djatmiko Ketua Umum Pengcab Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Kota Surabaya.

Dalam Kejurnas tersebut Putty Insavilla Armein yang turun di nomor master putri dan single putri berhasil menyumbangkan dua medali perunggu. Sementara Yolanda Resti Paulina, Putty Insavilla Armein dan Putri Astari Suni dinomor Trio juga berhasil membawa pulang medali perunggu, untuk perak dihasilkan dari tangan Oscar yang turun di single putra,

Namun kabar gembira tersebut seakan sirna begitu saja seiring dengan beredarnya kabar dari KONI Papua yang bertindak sebagai tuan PON XIX 2020 mendatang yang menyatakan Cabor Bowling tidak dipertandingkan dalam pesta Olahraga multi event empat tahunan tersebut.

“Di satu sisi kita sangat gembira dengan keberadaan atlet-atlet kita di Asian Games, namun disisi lain kita merasa kecewa dengan kabar bowling tidak termasuk cabor yang dipertandingkan pada PON mendatang,” tambahnya.

“Sementra pada PON lalu yang digelar dibandung, Jatim cukup berjaya dan berada sebagai juara umum,” paparnya. dar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *