BASKET SURABAYA TARGET 2 EMAS DI PORPROV 2019

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Surabaya menggelar kompetisi Kejuaraan Bola Basket PIala KONI Surabaya 2018 antar klub se – Surabaya secara resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah di Lapangan Basket SMK Negri 7 Surabaya Jl. Pawiyatan No. 2 Surabaya

Ketua Umum Perbasi Kota Surabaya Evy Ekawati, rabu (28/11) mengatakan Kompetisi dimulai sejak 24 November hingga 9 Desember. Kejuaraan ini dibagi dalam KU 16 dan KU 18 dan terdiri dari 22 tim putra dan 8 tim putri.

Di awal kepengurusan priode 2018 – 2022, Pengcab Perbasi Surabaya disambut dengan kehadiran klub – klub baru dan saat ini berjumlah 50 klub dari selumnya terdaftar 32 klub yang tergabung di pengkot Perbasi Surabaya. Ini menjadi pemacu semangat untuk memperkuat gelar juara dan seleksi atlet terbaik melalui event – event basket khususnya di program tahunan Piala Walikota dan Piala KONI sebagai ajang pencarian bibit berprestasi.

“Jumlah klub yang terus meningkat ini merupakan hasil kerja keras para pengurus Perbasi Surabaya yang tak lain hanya mencari atlet berpotensi untuk jargonya Surabaya di kejuaraan provinsi Porprov 2019 mendatang,” kata Evy Ekawati Ketua Umum Perbasi Surabaya, di Lap. SMKN 7 Kota Surabaya, Rabu ( 28/11/2018).

saat ditanya oleh wartawan Koni Kota Surabaya, mengatakan bahwa piala KONI ini menjadi ajang yang ditunggu – tunggu oleh atlet bola basket Surabaya. karena ini menjadi jembatan mereka untuk mengawali menjadi atlet berprestasi.

“Atlet berpotensi akan dilakukan pembinaan secara khusus untuk surabaya melalau program KONI Surabaya yaitu (Pusat latihan cabang) Puslacab yang akan di persiapkan di Porprov 2019 mendatang,”ucapnya.¬†

Disaat sambutan Ketua umum KONI Surabaya di singgung mengenai target untuk medali di porprov VI 2019 kami siap untuk mempersiapkan tim basket dengan mendapatkan 2 (dua) medali Emas di tim putra dan putri, hasil ini harus meningkat dari porprov 2015 lalu yang mendapatkan 1 (satu) medali emas di tim basket putri, ungkapnya.

“Hasil dari yang di harapakan Ketua Umum KONI Surabaya di porprov 2019 mendatang kami berharap untuk diperhatikan mengenai lapangan tempat latihan yang belum mempunyai sendiri, karena selama ini untuk lapangan kita selalu sewa lapangan yang terhitung besar anggaran yang di keluarkan seperti kejuaraan kali ini terhitung 17 hari pelaksanaan Piala KONI surabaya, ujar Ketua Umum Perbasi Evy Ekawati

Evy Ekawati berharap, Seperti arahan dari Ketua Umum KONI Surabaya untuk mengajukan surat permohonan sarana lapangan latihan bola basket yang bertaraf Internasional kepada walikota Surabaya, jika terealisaai kami akan laksanakan pembinaan yang lebih serius terhadap atlet kami dan kami siap dengan target – target yang di harpakan untuk nama baik Kota Surabaya,”disaat usai pembukaan piala KONI Surabaya.

sementara itu, Hoslih Abdullah menanggapi dengan serius mengenai kebutuhan lapangan yang di butuhkan pengkot Perbasi Surabaya untuk sarana latihan. “kami akan bantu mengupayakan pengajuan untuk mendapatkan sarana latihan mempunyai sendiri,”katanya.

“Ada pandangan yang dinginkan oleh perbasi Surabaya yaitu Gor Pancasila yang di ketahui sudah resmi dimilik oleh Surabaya. maka Perbasi Surabaya bersama KONI meminta sarana lapangan yang bertaraf Internasional seperti halnya cabang olahraga Softball, menembak dan Hoky yang sudah memiliki lapangan sendiri,”ujar Hoslih Abdullah usai berikan sambutan pembukaan.(riki arfandi).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *